X-Trail diposisikan dibawah Xterra dan Pathfinder.
Pabrik produksi X-Trail yang utama berada di Kanda, Fukuoka, Jepang.
Generasi pertama (2000–2007)
Muncul bulan September 2000 di ajang Paris Motor Show, Nissan mulai menjual X-Trail di Jepang bulan November 2000. Generasi pertama X-Trail menggunakan platform FF-S Nissan, digunakan bersama dengan Nissan Almera dan Nissan Primera.
Di Indonesia, X-Trail generasi pertama hadir dengan 2 macam mesin bensin 4 segaris yaitu 2.0L QR20DE bertenaga 140 PS @ 6000 rpm dengan torsi 19,6 kgm @ 4000 rpm dan 2.5 L QR25DE bertenaga 180 PS @ 6000 rpm dengan torsi 25 kgm @ 4000 rpm. Mesin 2.0L hanya tersedia dengan transmisi manual 5 percepatan, sedangkan mesin 2.5L hanya tersedia dengan transmisi otomatis 4 percepatan dengan penggerak 4x2 maupun 4x4.
Generasi kedua Nissan X-Trail diluncurkan pada ajang Geneva Motor Show bulan Maret 2007 dan mulai dijual Agustus 2007, Eropa pada kuartal ketiga, serta Australia dan Mexico di akhir tahun.
Generasi kedua X-Trail menggunakan platform C Nissan. Di Amerika Serikat dan Kanada, mobil ini digantikan dengan Rogue.
Di Indonesia, X-Trail generasi kedua tersedia 2 pilihan mesin bensin, yaitu 2.0L MR20DE bertenaga 102 kW (139 PS) @ 5200 rpm dengan torsi 198 Nm (20,2 kgm) @ 4400 rpm dan 2.5L yang berkode sama dengan generasi sebelumnya. Untuk mesin 2.0L tersedia dengan transmisi manual 6 percepatan atau CVT, sedangkan mesin 2.5L hanya tersedia transmisi CVT.
